Heibogor.com – Meski sudah banyak menampung aspirasi, kritik dan saran namun
sebagian warga Kota Bogor meminta layananan pengaduan masyarakat online
disosialisasikan secara menyeluruh ke enam kecamatan di Kota Hujan.
Sebab, masih banyak
masyarakat yang berada di daerah perbatasan yang belum mengetahui layanan
pengaduan online yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Salah satunya Ningsih
Ratna (28) warga Cipaku, Bogor Selatan yang mengaku tidak tahu cara kerja layanan
pengaduan online yang diberlakukan Pemkot Bogor. Meski dirasa memudahkan, bagi
ibu rumah tangga itu sistem online masih sulit karena tidak seluruh warga
mengerti.”Masalah warga itu banyak,
tapi kadang bingung mau lapor kemana, paling mentok ke RT,” jelasnya, Jumat
(13/02/15)
Namun ia menyambut baik
upaya Pemkot untuk mendengar seluruh keluhan warga. Hanya saja, ia khawatir
warga yang mengadu hanya yang berada di pusat kota.
Dia meminta agar warag
masyarakat golongan ke bawah juga harus mengetahui caranya. ”Kami juga ingin
tahu bagaimana caranya, harus menghubunginya seperti apa,” kata dia.
Sementara, Dani, warga
Bondongan berharap pemkot dapat segera menyosialisasikan program layanan
tersebut agar benar-benar berfungsi dengan baik. ”Bagaimana mekanisme
penerimaannya, karena pasti yang mengadu banyak sekali dan dari jam berapa ke
jam berapa?,” ungkapnya.
Selain itu, dia juga
meminta agar layanan masyarakat seperti itu tidak memerlukan biaya pulsa atau
gratis. Dengan demikian warga tanpa ragu bisa langsung mengadu atau menyalurkan
aspirasinya untuk Kota Bogor.
Sebelumnya, Pemkot Bogor
secara resmi meluncurkan SMS pengaduan dan call center yang disediakan Kantor
Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor, Kamis
(15/01/15).
Kominfo Kota Bogor
menyediakan layanan pengaduan SMS ke nomor 08118500411 dengan format
(Nama#Alamat#Pesan). Sedangkan untuk call center, warga Kota Bogor dapat
menghubungi 1500411. Untuk akun twitter, Kominfo meluncurkan akun
@aspirasi_kotabogor dan website aspirasi@kotabogor.go.id