Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2015

[ Artikel ] Bahaya Pakai Helm yang Jarang Dicuci

Padahal, jika tak dibersihkan, helm rentan menyebarkan penyakit bagi para penggunanya.
Seperti dilansir dari situs NATA, (Asosiasi Olahraga Nasional Amerika Serikat), lembab dan bau akibat endapan keringat di lapisan dalam helm bisa mengundang bakteri untuk bersarang. Jika itu sudah terjadi, bakteri dan jamur yang berkembang akan menyebabkan penyakit kulit.

Saking bahayanya bakteri dan jamur tadi, NATA bahkan menyarankan seluruh atlet mereka membersihkan helm, sarung tangan, padding, dan kaus kaki dari keringat. Kebetulan semua perlengkapan itu juga dipakai pengendara roda dua.

Sementara seperti dilansir Motoriders, beberapa penyakit yang akan timbul di antaranya ialah gatal-gatal di kulit kepala, munculnya ketombe, jerawat dan bisul, kurap, panu, dan penyakit kulit lainnya.
Maka itu, disarankan bagi para pengendara roda dua untuk selalu membersihkan helm di setiap ada kesempatan luang. Baik dibersihkan di laundry khusus helm, maupun membersihkannya sendiri.

Jika membersihkan sendiri, pastikan helm sering dijemur di bawah teriknya matahari. Sebab, sinar ultra violet matahari disebut mampu menetralisir bau keringat.
Agar makin nyaman, berikan sedikit wangi-wangian pada helm seperti kapur barus atau wangi alkohol. Namun, jangan terlalu banyak dan sering. Sebab, terlalu sering memberikan alkohol pada helm dapat mengkisutkan busa yang berefek sedikitnya peredam benturan pada kepala. (Sumber: NATA dan Motoriders)

Minggu, 18 Januari 2015

[ Artikel ] Hujan Diprediksi Guyur Bogor Seharian

Heibogor.com - Hujan merata di seluruh wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diprediksi akan turun pada pagi hari ini, Senin (19/01/15). 

Hujan akan mengguyur dengan intensitas ringan hingga sedang.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya di www.bmkg.go.id memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan terjadi pada pagi ini di wilayah Bogor Selatan, Barat dan Timur. 

Hujan merata di seluruh tempat di Jabodetabek akan berangsur reda, khususnya pada siang hari, sedangkan di daerah lainnya diprediksi masih akan turun hujan ringan.  
Di malam hari, hujan akan kembali turun hampir di semua tempat. BMKG mengimbau warga Bogor untuk mewaspadai puncak musim hujan pada awal tahun. ”Puncak musim hujan akan datang pada pekan ketiga Januari hingga pekan kedua Februari,” kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga, Dedi Sucahyono.  
Menurutnya, istilah puncak musim hujan merujuk pada intensitas hujan yang mulai sering dan akumulasi frekuensi hujan dalam sebulan yang lebih besar dibanding bulan sebelumnya. Bila saat itu tiba, kata dia, hujan akan turun selama tiga-empat hari berturut-turut. Lantas, hujan akan reda untuk sementara waktu dan akan kembali turun. 
”Intensitas curah hujan akan mencapai 200 milimeter atau setara dengan 200 liter per meter persegi,” katanya. - 


Sumber : heibogor.com

Jumat, 28 November 2014

[ Artikel ] Rawan nya Pohon Tumbang Saat Hujan

Heibogor.com - Berdasarkan catatan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, terdapat 212 pohon yang sudah masuk kategori rawan tumbang. Sehingga, harus segera dilakukan penebangan atau pemangkasan.

Seperti disebutkan Kepala DKP Kota Bogor, Irwan Riyanto, Jumat (28/11/14), dari jumlah tersebut bahkan seratus pohon lainnya masuk kategori yang mesti ditebang lantaran kondisinya yang sudah rapuh.


”Untuk pohon yang harus ditebang ini ada sebanyak seratus pohon, dan itu tersebar di seluruh wilayah Kota Bogor. Saat ini memang kita kekurangan petugas di bidang penebangan pohon itu, dan dalam satu hari DKP hanya mampu menebang satu pohon saja,” ungkap Irwan.

Ratusan pohon-pohon ini, katanya, tersebar di lima wilayah kecamatan. Untuk Kecamatan Bogor Tengah, pohon-pohon yang rawan ini ada di Jalan Sudirman, Tentara Pelajar, Ciwaringin, dan Jalan Juanda.
Sementara, untuk wilayah Kecamatan Tanah Sareal tersebar di Jalan Ahmad Yani, Dadali, Pemuda, Sholeh Iskandar, dan Jalan Kesehatan.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bogor Barat tersebar di Jalan Semeru dan sekitar kawasan Cifor. Untuk wilayah Kecamatan Bogor Selatan menyebar di Jalan Pahlawan, Sukasari, Batutulis, Lawang Gintung, dan Jalan Raya Tajur.
”Kita memang terus melakukan penebangan maupun pemangkasan pohon sesuai data-data yang sudah dimiliki DKP. Selain itu, kita juga harus melayani permintaan warga yang meminta adanya pemangkasan maupun penebangan pohon,” paparnya.

Dengan jumlah personel yang ada saat ini, terang Irwan, pihaknya memang kesulitan. ”Namun, kami akan terus berusaha agar pohon-pohon yang masuk ke dalam daftar harus ditebang dan dipangkas bisa segera dieksekusi,” tandasnya.

Ke depannya, lanjut Irwan, DKP memang berencana akan menambah petugas khusus untuk melakukan penebangan pohon dan menambah petugas dengan sistem outsourcing.
”Nantinya, kami akan menandai pohon-pohon yang rawan untuk program eksekusi penebangan dan pemangkasan. Untuk pohon yang akan ditebang nantinya akan diberi warna merah, dan putih untuk pohon yang akan dipangkas,” bebernya.

sumber : heibogor.com