Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2015

[ Artikel ] Anstisipasi Begal @PulangKonvoi ajak Pengendara Pulang Bareng

Heibogor.com - Maraknya kasus pencurian sepeda motor dengan kekerasan (curas) atau yang lebih dikenal dengan istilah begal, sekarang lagi merajarela banget di Indonesia.

Hal ini tentu bikin para pengendara motor atau mobil harus semakin waspada, akibatnya sekarang banyak yang takut pulang malam sendirian apalagi jika jarak rumahnya jauh.

Agar tak menjadi sasaran para begal, Anda bisa ikut gerakan #PulangKonvoi supaya tak pulang sendirian dan kita bisa pulang janjian sama yang lain dan #PulangKonvoi. 

Akun @PulangKonvoi ini disambut baik oleh para pengguna jejaring sosial twitter, dalam waktu singkat akun ini sudah memiliki 4.443 pengikut. Untuk ikutan #PulangKonvoi kamu hanya perlu ngetwit ke akun @PulangKonvoi yang nanti akan dilanjutkan oleh adminnya. 
Gerakan ini tentunya memiliki aturan dimana pengguna twitter yang ingin #PulangKonvoi dilarang menyebar Pin BB atau nomer telepon jika belum bertemu.

Dan semua aktivitas janjian harus di mention ke @PulangKonvoi tak hanya itu, akun gerakan ini juga menyarankan melakukan grufie (foto bersama) tanpa helm sebelum melakukan perjalanan pulang agar diketahui siapa saja orang yang #PulangKonvoi.

”Di saat kamu mau pulang, tapi udah malam, kamu butuh teman konvoi. Tweet aja ke @PulangKonvoi. Tentukan waktu ketemuan, tujuan konvoi, dan meet point,” tulis akun @PulangKonvoi, Awang Dito yang membuat akun ini.
Misalnya, para pengguna motor yang hendak pulang ke arah Depok bisa mengadakan janjian untuk bertemu di SPBU Pasar Minggu.

”Selalu mention @PulangKonvoi setiap percakapan sebelum, selama, dan saat sampai di rumah. Biar kita semua tahu kamu pulang dengan selamat. Karena kita peduli walau kamu enggak ada yang merhatiin,” saran @PulangKonvoi. 

Jumat, 28 November 2014

[ Artikel ] Serba Serbi SPBU

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum) merupakan prasarana umum yang disediakan oleh PT. Pertamina untuk masyarakat luas guna memenuhi kebutuhan bahan bakar. Pada umumnya SPBU menjual bahan bakar sejenis premium, solar, pertamax dan pertamax plus.
Untuk SPBU sendiri dibagi menjadi 3 jenis usaha yaitu :

1. COCO (Company Operation Company Owner)
Merupakan SPBU yang di miliki dan di kelola oleh pertamina. Dalam hal ini yaag mengelola dalah PT. Petamina Retail sebagai anak perusahaan. Saat ini sudah banyak tersebat SPBU coco di Indonesia.
2. DODO (Dealer Operation Dealer Owner)
Merupakan SPBU murni milik swasta atau perorangan. Jadi segala hal mengenai manajemen perusahaan di kelola oleh perorangan atau badan usaha.
3. CODO (Company Operation Dealer Owner)
Merupakan SPBU milik swasta atau perorangan yang bekerjasama dengan PT Petamina Retail

Produk yang ada pada SPBU :

Premium
adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti mobil, sepeda motor, motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline atau petrol.

Pertamax
adalah motor gasoline tanpa timbal dengan kandungan aditif lengkap generasi mutakhir yang akan membersihkan Intake Valve Port Fuel Injector dan ruang bakar dari carbon deposit dan mempunyai Research Octane Number (RON) 92. Pertamax merupakan bahan bakar ramah lingkungan(unleaded) dan beroktan tinggi.
Formula barunya yang terbuat dari bahan baku berkualtas tinggi memastikan mesin kendaraan bermotor anda bekerja dengan lebih baik, lebih bertenaga, “knock free”, rendah emisi, dan memungkinkan anda menghemat pemakaian bahan bakar. Bahan bakar ini dianjurkan untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 1990 terutama yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic converters.

Pertamax Plus
adalah bahan bakar superior Perusahaan Publik dengan kandungan energi tinggi dan ramah lingkungan, diproduksi menggunakan bahan baku pilihan berkualitas tinggi sebagai hasil penyempurnaan formula terhadap produk Perusahaan Publik sebelumnya. Produk ini ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan.
Pertamax Plus sangat direkomendasikan untuk kendaraan yang memiliki kompresi ratio > 10,5 dan juga yang menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), turbochargers dan catalytic converters.

Pertamina DEX
merupakan bahan bakar mesin diesel modern yang telah memenuhi dan mencapai standar emisi gas buang EURO 2, memiliki angka performa tinggi dengan cetane number 53 keatas ( HSD mempunyai cetane number 45 ), memiliki kualitas tinggi dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm, direkomendasikan untuk mesin diesel teknologi terbaru (Diesel Common Rail System), sehingga pemakaian bahan bakar akan lebih irit dan ekonomis serta menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Bio Solar
adalah bahan bakar campuran untuk mesin diesel yang terdiri dari minyak hayati non fosil ( bio fuel ) – sebesar 5 (lima) persen minyak kelapa sawit atau CPO ( Crude Palm Oil ) yang telah dibentuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 95 persen solar murni bersubsidi. Bahan bakar ini secara bertahap akan mengurangi peran solar.

Fasilitas yang ada pada SPBU adalah :
1.      Bright CafĂ© dan Bright Store
2.      Bright Wash
3.      Oli Mart
4.      ATM
5.      Mushola, Dll
 Source : http://www.pertamina.com/our-business/hilir/pemasaran-dan-niaga/produk-dan-layanan/produk-konsumen/spbu/

[ Artikel ] Rawan nya Pohon Tumbang Saat Hujan

Heibogor.com - Berdasarkan catatan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, terdapat 212 pohon yang sudah masuk kategori rawan tumbang. Sehingga, harus segera dilakukan penebangan atau pemangkasan.

Seperti disebutkan Kepala DKP Kota Bogor, Irwan Riyanto, Jumat (28/11/14), dari jumlah tersebut bahkan seratus pohon lainnya masuk kategori yang mesti ditebang lantaran kondisinya yang sudah rapuh.


”Untuk pohon yang harus ditebang ini ada sebanyak seratus pohon, dan itu tersebar di seluruh wilayah Kota Bogor. Saat ini memang kita kekurangan petugas di bidang penebangan pohon itu, dan dalam satu hari DKP hanya mampu menebang satu pohon saja,” ungkap Irwan.

Ratusan pohon-pohon ini, katanya, tersebar di lima wilayah kecamatan. Untuk Kecamatan Bogor Tengah, pohon-pohon yang rawan ini ada di Jalan Sudirman, Tentara Pelajar, Ciwaringin, dan Jalan Juanda.
Sementara, untuk wilayah Kecamatan Tanah Sareal tersebar di Jalan Ahmad Yani, Dadali, Pemuda, Sholeh Iskandar, dan Jalan Kesehatan.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bogor Barat tersebar di Jalan Semeru dan sekitar kawasan Cifor. Untuk wilayah Kecamatan Bogor Selatan menyebar di Jalan Pahlawan, Sukasari, Batutulis, Lawang Gintung, dan Jalan Raya Tajur.
”Kita memang terus melakukan penebangan maupun pemangkasan pohon sesuai data-data yang sudah dimiliki DKP. Selain itu, kita juga harus melayani permintaan warga yang meminta adanya pemangkasan maupun penebangan pohon,” paparnya.

Dengan jumlah personel yang ada saat ini, terang Irwan, pihaknya memang kesulitan. ”Namun, kami akan terus berusaha agar pohon-pohon yang masuk ke dalam daftar harus ditebang dan dipangkas bisa segera dieksekusi,” tandasnya.

Ke depannya, lanjut Irwan, DKP memang berencana akan menambah petugas khusus untuk melakukan penebangan pohon dan menambah petugas dengan sistem outsourcing.
”Nantinya, kami akan menandai pohon-pohon yang rawan untuk program eksekusi penebangan dan pemangkasan. Untuk pohon yang akan ditebang nantinya akan diberi warna merah, dan putih untuk pohon yang akan dipangkas,” bebernya.

sumber : heibogor.com

Selasa, 21 Oktober 2014

[ Artikel ] Fakta Di Jalan Raya

Malam itu sabtu 18 oktober 2014 kurang lebih pukul 21:00 sepulang dari serpong menuju kopdran BBC di Pajajaran Bogor, pas di perempatan pasar ciseeng menuju jalan raya bogor ada 4 gadis kecil kira kira berusia 12 – 13 tahun yang menunggangi sebuah sepeda motor matic dan sejalan dengan saya yang menuju jalan utama / protokol, sempat kaget ketika mereka menyalip saya, bukan kaget karena mereka menyalip saya, tetapi kaget dengan jumlah orang di atas motor tersebut, tanpa menggunakan helm sama sekali, dengan hanya mengenakan sandal dan celana pendek, serta dengan cara berkendara yang “maaf” bagi saya itu ugal ugalan dan membahayakan diri mereka dan pengendara lainnya.
Merasa miris dan berfikir, apakah sang orang tua mempercayai begitu saja anak mereka untuk berkendara dengan keadaan seperti itu, ataukah tindakan mereka yang memang tidak diketahui oleh orang tua mereka. Fakta nya masih amat sangat banyak kejadian dan pemandangan seperti yang saya lihat saat itu.

Menyadari bahwa mengendarai sepeda motor bukan hanya bermodalkan bisa menarik gas dan menginjak rem, tetapi banyak faktor yang harus diperhatikan, contohnya kelengkapan berkendara dan sudahkah si pengendara tersebut bisa di katakana pantas untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya, sedangkan usia nya kurang dari 17 tahun dan yang pasti belum memiliki SIM.

Yuk, mari kita sosialisasikan tentang kelengkapan berkendara dan syarat syarat bagi si pengendara sepeda motor tersebut, mari kita awasi dan ajarkan anak, adik, saudara, teman dan kerabat kita untuk menyadari pentingnya menggunakan kelengkapan berkendara, demi keselamatan bersama. Karena salah satu faktor adanya korban meninggal dunia dalam musibah kecelakaan adalah karena si pengendara tidak menggunakan kelengkapan berkendara dengan benar dan lengkap.

Sebagai bahan share dan semoga bermanfaat untuk semua pengendara sepeda motor.
Redaksi 055

Selasa, 16 September 2014

[ Artikel ] Berkendara Dengan Nyaman dan Aman

Meski jumlah kecelakaan jalan raya sangat banyak, terutama melibatkan pesepedamotor, tidak membuat para pengguna sepedamotor jera. Kecelakaan yang melibatkan para pengguna sepedamotor tidak hanya terjadi ketika saat dijalanan, namun ketika harian dan jarak jauh atau touring.
Wijaya Kusuma Subroto, pelatih defensive driving dari ORD, mengatakan, salah satu penyebab kecelakaan adalah kurangnya kemampuan pengendara menguasai kendaraan. Banyak sekali pengendara sepedamotor yang tidak menguasai kendaraannya, tidak mengenal karakter kendaraannya, menjadi alasan utama kecelakaan.
“Kita harus selalu ingat, kendaraan roda-dua itu sangat berbeda dengan kendaraan roda-empat. Dampak kecelakaan pada roda-dua lebih besar, risiko luka atau bahkan meninggal dunia mempunyai kecenderungan lebih besar. Hal ini terjadi karena kecelakaan kendaraan roda-dua berdampak langsung pada pengendara, berbeda dengan mobil yang terlindungi oleh bagian luar kendaraan (outershell) mulai dari bumper, tubuh kendaraan, airbag, seatbelt dan lain-lain,” jelas Wijaya.

Lebih lanjut, Wijaya menjelaskan, setiap pengendara tidak boleh lengah sedikit pun, tidak boleh terbawa nafsu, harus siap faktor fisik (personal) dan menguasai kendaraannya sebelum memutuskan ikut dalam suatu rombongan berkendara. Ibarat kata, tidak ada ruang kesalahan bagi pengendara (no room for error). Anda salah maka Anda celaka.
Sebelum melakukan perjalanan Biasakan melakukan manajemen waktu dan manajemen perjalanan. Tentukan arah tujuan dan route yang akan dilewati. Cek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengecekan meliputi kelistrikan (lampu-lampu, klakson), oli, kondisi mesin, ban, rantai, dan sistem pengereman.
Jika, Anda hendak melakukan perjalanan jauh, jangan membawa barang bawaan melebihi kapasitas daya angkut sepedamotor. Selalu pergunakan pakaian berkendara yang dilengkapi dengan body protector bagian siku dan lutut, serta gunakan helm full face.
Wijaya pun menyarankan agar setiap 2 jam perjalanan Anda istirahat 15-30 menit. Beristirahatlah di tempat-tempat aman dan nyaman seperti kantor kepolisian.
Selamat menikamati perjalan anda, jangan lupa Tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, keteratiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.
Berkendaralah dengan ramah keluarga mu menunggu di rumah.. 

Kamis, 11 September 2014

[ Artikel ] Safety Riding

Bro Wildan BBC 030
Bro April BBC 011

Bogor Blade Community : Pelatihan Safety Riding merupakan bentuk program preventif untuk mengurangi kecelakaan kerja di lalu lintas. Definisi Safety Riding mengandung pengertian, suatu usaha yang dilakukan dalam meminimalisir tingkat bahaya dan memaksimalkan keamanan dalam berkendara, demi menciptakan suatu kondisi, yang mana kita berada pada titik tidak membahayakan pengendara lain, dan menyadari kemungkinan bahaya yang dapat terjadi di sekitar kita serta pemahaman akan pencegahan dan penanggulangannya.
Hal ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan para peserta pelatihan Sefety Riding saat berlalu lintas. Materi uji tes yang diberikan kepada peserta Safety Riding berupa tes teori seputar tentang pengetahuan lalu lintas.
Dikatakan, dengan telah dilakukannya kegiatan ini dapat mendukung  program nasional keselamatan lalu lintas berupa Safety Riding berjalan dengan baik serta dapat menunjukkan dampak positif bagi para peserta Sefety Riding dengan harapan para peserta pelatihan dapat mengerti dan ikut serta menjaga ketertiban berlalu lintas, khususnya Kota Bogor dan Sekitarnya...