Tampilkan postingan dengan label begal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label begal. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2015

[ News ] Ramai BC Begal, Polresta Himbau Agar Warga Tak Mudah Tertipu

Heibogor.com - Ramainya kasus begal di wilayah Kota Bogor dimanfaatkan orang yang tak bertanggung jawab dengan menyebarkan pesan broadcast (BC) yang menyatakan peristiwa-peristiwa pembegalan. Misalnya saja broadcast terkait pembegalan di Sempur, Bogor Tengah pada Minggu (05/04/15).
Kepolisian Polres Bogor Kota (Polresta) menyatakan bahwa broadcast tersebut tidak benar dan mengimbau agar masyarakat waspada dengan penyebaran berita yang merugikan tersebut.
Broadcast semalam memang tidak benar, dan tidak ada pembegalan," ujar Kasubag Humas Polres Bogor Kota AKP Diana Sulistiowati, Senin (06/04/15).
Diana mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan broadcast dari pihak yang tidak bertanggung jawab karena broadcast mengenai begal palsu yang beredar merugikan masyarakat Kota Bogor.
“Kalau untuk broadcast boleh saja untuk informasi, tapi jangan langsung diterima begitu saja, bolehlah dicek dulu ke pihak kepolisian benar atau enggaknya," kata AKP Diana.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan patroli setiap saat untuk mengantisipasi aksi pembegalan di wilayah Kota Bogor. “Kita terus melakukan patroli dari masing-masing polsek, kita selalu siaga," jelasnya.

Selasa, 03 Maret 2015

[ Artikel ] Anstisipasi Begal @PulangKonvoi ajak Pengendara Pulang Bareng

Heibogor.com - Maraknya kasus pencurian sepeda motor dengan kekerasan (curas) atau yang lebih dikenal dengan istilah begal, sekarang lagi merajarela banget di Indonesia.

Hal ini tentu bikin para pengendara motor atau mobil harus semakin waspada, akibatnya sekarang banyak yang takut pulang malam sendirian apalagi jika jarak rumahnya jauh.

Agar tak menjadi sasaran para begal, Anda bisa ikut gerakan #PulangKonvoi supaya tak pulang sendirian dan kita bisa pulang janjian sama yang lain dan #PulangKonvoi. 

Akun @PulangKonvoi ini disambut baik oleh para pengguna jejaring sosial twitter, dalam waktu singkat akun ini sudah memiliki 4.443 pengikut. Untuk ikutan #PulangKonvoi kamu hanya perlu ngetwit ke akun @PulangKonvoi yang nanti akan dilanjutkan oleh adminnya. 
Gerakan ini tentunya memiliki aturan dimana pengguna twitter yang ingin #PulangKonvoi dilarang menyebar Pin BB atau nomer telepon jika belum bertemu.

Dan semua aktivitas janjian harus di mention ke @PulangKonvoi tak hanya itu, akun gerakan ini juga menyarankan melakukan grufie (foto bersama) tanpa helm sebelum melakukan perjalanan pulang agar diketahui siapa saja orang yang #PulangKonvoi.

”Di saat kamu mau pulang, tapi udah malam, kamu butuh teman konvoi. Tweet aja ke @PulangKonvoi. Tentukan waktu ketemuan, tujuan konvoi, dan meet point,” tulis akun @PulangKonvoi, Awang Dito yang membuat akun ini.
Misalnya, para pengguna motor yang hendak pulang ke arah Depok bisa mengadakan janjian untuk bertemu di SPBU Pasar Minggu.

”Selalu mention @PulangKonvoi setiap percakapan sebelum, selama, dan saat sampai di rumah. Biar kita semua tahu kamu pulang dengan selamat. Karena kita peduli walau kamu enggak ada yang merhatiin,” saran @PulangKonvoi. 

Senin, 26 Januari 2015

[ Artikel ] Begal Motor di Depok - Jawa Barat

DEPOK - Klub motor di Depok ikut bersiaga mengamankan Jalan Margonda dan Jalan Juanda yang belakangan ditakuti pengendara motor. Tentu saja, dua nyawa korban melayang setelah dibegal pelaku perampasan kendaraan bermotor (begal).
Perwakilan Silaturahmi Klub Motor Pulsar Depok, Zaenal menjelaskan klub motor sepakat stand by di dua jalur tersebut sebagai langkah waspada bagi tiap pengendara yang melintas. Namun meski mengetahui setiap jalur dan kenal dengan anggota klub motor lainnya, pihaknya enggan menebak identitaskelompok pelaku.
"Kita enggak berani juga menebak-nebak kelompok yang mana. Banyak broadcast menyebar soal foto-foto pelaku tetapi hal itu tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," jelas Zaenal di Depok, Selasa (27/1/2015).
Menurutnya, tindakan pelaku tergolong sadis dengan menusuk korban berkali-kali menggunakan senjata tajam.
"Ini korban ditendang karena melawan, lalu ditusuk-tusuk di bagian perut. Kok kesannya cuek aja selang waktunya enggak lama lho antara kejadian satu dengan lain. Mereka kan lagi jadi DPO tetapi kok cuek, nekat, dan sadis, enggak kapok," paparnya.
Zaenal menginstruksikan para anggota klub motor untuk ikut waspada. Pengendara yang terpaksa pulang malam lebih memperhatikan gerak gerik pengendara lain di belakang.
"Polisi sih selalu ada, tetapi karena jalannya cukup panjang mungkin penempatan personelnya kurang. Penerangan jalan juga kurang. Kalau bisa jangan melintas sampai larut di atas jam 23.00 WIB," tuturnya.
sumber : okezone.com