Tampilkan postingan dengan label pengendara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengendara. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juni 2015

[ Artikel ] Tips Berkendara Motor Saat Mudik Lebaran

Tips Berkendara Motor Jarak Jauh - Angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik maupun arus balik pada tahun-tahun sebelumnya sangat banyak. Namun nyatanya hal tersebut tidak membuat para pengendara sepeda motor jera. Demi berkumpul dengan keluarga besar saat lebaran, mereka memilih untuk mudik menggunakan motor meski harus bertaruh dengan nyawa. Alasan Ekonomis serta Hemat yang mendesak mereka mudik ke kampung halaman dengan menggunakan motor. Kecelakaan sepeda motor sebenarnya tidak hanya kerap terjadi saat arus mudik/ balik saja. Saat perjalanan jauh seperti touring juga sering terjadi kecelakaan. 
 
tips+berkendara+jarak+jauh
 
Hasil gambar untuk pengendara mudik
 
 
 
Penyebab terjadinya kecelakaan sepeda motor pada umumnya disebabkan tidak mampunya pengendara dalam menguasai kendaraanya. Mengendarai motor memiliki dampak kecelakaan lebih besar dibanding mengendarai mobil. Bahkan kematian akibat kecelakaan lalu lintas lebih banyak dialami oleh pengendara motor roda dua. Hal ini dikarenakan kecelakaan motor akan berdampak langsung pada si pengendara.
Hasil gambar untuk pengendara mudik
 
Berbeda dengan mobil karena terlindungi oleh body mobil itu sendiri, apalagi adanya fitur-fitur keselamatan seperti air bag. Ketika anda memilih untuk menggunakan motor untuk mudik pada tahun ini, tentu anda harus meningkatkan konsentrasi anda saat dalam perjalanan dan jangan lengah sedikitpun. Berikut kami sajikan tips berkendara motor jarak jauh agar tetap aman dan selamat sampai tujuan.
 
  1. Sebelum memulai perjalanan lakukan terlebih dahulu manajemen perjalanan. Tentukan rute yang ingin anda lalui, kalau bisa cari yang tidak padat kendaraan.
  2. Pastikan sepeda motor yang ingin anda gunakan benar-benar fit. Cek semua bagian kendaraan seperti lampu, klakson, ban, kondisi mesin, rantai dan yang tak kalah pentingnya adalah rem.
  3. Pakailah pakaian berkendara yang safety seperti helm full face, body protector bagian lutut dan siku, sepatu, dan jaket.
  4. Ini yang sering dilakukan oleh pengendara, membawa barang berlebih. Agar tetap aman bawalah barang bawaan yang sesuai dengan daya angkut motor. 
  5. Lakukan manajemen waktu. Agar badan tetap fit selama perjalanan, sebaiknya istirahat setiap 4 jam sekali. Beristirahalah kurang lebih selama 30 menit. Setelah badan sudah tidak pegal-pegal dan kembali fit anda bisa melanjutkan perajalanan anda.
Demikianlah tips yang bisa saya sampaikan saat berkendara motor jarak jauh agar tetap aman selama perjalanan serta selamat sampai tujuan. Namun kalau boleh menyarankan sih saat akan mudik lebih baik menggunakan angkutan umum seperti bus atau kereta karena tentu akan lebih aman. Hal akan menurunkan tingkat kecelakaan saat arus mudik balik yang begitu tinggi.
#berbagai sumber media

Selasa, 12 Mei 2015

[ Artikel ] Tekan Pelanggaran, Satlantas Polres Bogor Gelar Operasi Patuh

Heibogor.com - Setelah bulan lalu menggelar operasi simpatik, bulan Mei Satlantas Polres Bogor, akan  menggelar operasi patuh. Hal ini bertujuan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ketertiban berlalulintas.
Kepala Unit Laka Lantas Polres Bogor Ipda Asep Saepudin mengatakan, operasi patuh sudah merupakan program rutin yang digelar setiap tahun untuk terus menjaga ketertiban lalu lintas.
“Ya, bulan kemarin kan sudah dilakukan operasi simpatik, dimana petugas hanya mengingatkan dan mengimbau kepada pengemudi yang melanggar agar mentaati peraturan lalu lintas, nah operasi patuh ini untuk melihat hasilnya masih banyak atau tidak pelanggar lalu lintas,” kata Asep kepada heibogor.com saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (13/05/15).
Lebih lanjut Asep mengatakan, operasi patuh berbeda halnya dengan operasi simpatik kemarin. “Kalau pada operasi simpatik pelanggar hanya diimbau agar tidak melanggar lagi, kalau operasi patuh yang melanggar ya langsung ditilang," jelasnya.
Asep menambahkan, dalam operasi patuh yang akan digelarnya tidak akan ada yang dibeda-bedakan baik pengendara pada umumnya atau usia pelajar, semua akan diberikan sanksi yang sama jika memang melanggar peraturan. Menurutnya operasi patuh itu sudah terjadwal, dan diperkirakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
“Ya minggu ini operasinya. Tak ada anak sekolah atau pengemudi lainnya, kalau melanggar sanksinya sama dikenakan tilang,” tegasnya.

Senin, 23 Maret 2015

[ Artikel ] Antisipasi Curanmor, Polsek Bogor Timur sering Gelar Razia

Heibogor.com - Puluhan pengendara sepeda motor, Senin (23/03/15), terjaring dalam operasi yang dilakukan jajaran Polsek Bogor Timur. Dalam operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Wasino ini, dengan sasaran utama atau skala prioritas pada kejahatan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 

”Operasi ini memang rutin kita laksanakan di wilayah hukum Bogor Timur, tapi ini sifatnya memang insidentil,” kata Wasino kepada heibogor.com. Wasino menyebutkan, dari hasil operasi kali ini bahwa petugas menindak sebanyak 46 pengendara sepeda motor yang langsung dilakukan penilangan. 
”Para pelanggar ini melakukan ragam pelanggaran seperti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan kelengkapan dalam berkendara lainnya,” papar Wasino. 
Bahkan, masih kata Kapolsek, dari operasi itu pun Polsek Bogor Timur juga berhasil mengamankan sebanyak enam unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat.  ”Motor-motor ini kita amankan sementara di sini. Tapi, biasanya kalau terindikasi curanmor akan langsung ditindak lanjuti bagian Reserse dan Kriminal (Reskrim),” jelas Wasino. - 

Selasa, 03 Maret 2015

[ Artikel ] Anstisipasi Begal @PulangKonvoi ajak Pengendara Pulang Bareng

Heibogor.com - Maraknya kasus pencurian sepeda motor dengan kekerasan (curas) atau yang lebih dikenal dengan istilah begal, sekarang lagi merajarela banget di Indonesia.

Hal ini tentu bikin para pengendara motor atau mobil harus semakin waspada, akibatnya sekarang banyak yang takut pulang malam sendirian apalagi jika jarak rumahnya jauh.

Agar tak menjadi sasaran para begal, Anda bisa ikut gerakan #PulangKonvoi supaya tak pulang sendirian dan kita bisa pulang janjian sama yang lain dan #PulangKonvoi. 

Akun @PulangKonvoi ini disambut baik oleh para pengguna jejaring sosial twitter, dalam waktu singkat akun ini sudah memiliki 4.443 pengikut. Untuk ikutan #PulangKonvoi kamu hanya perlu ngetwit ke akun @PulangKonvoi yang nanti akan dilanjutkan oleh adminnya. 
Gerakan ini tentunya memiliki aturan dimana pengguna twitter yang ingin #PulangKonvoi dilarang menyebar Pin BB atau nomer telepon jika belum bertemu.

Dan semua aktivitas janjian harus di mention ke @PulangKonvoi tak hanya itu, akun gerakan ini juga menyarankan melakukan grufie (foto bersama) tanpa helm sebelum melakukan perjalanan pulang agar diketahui siapa saja orang yang #PulangKonvoi.

”Di saat kamu mau pulang, tapi udah malam, kamu butuh teman konvoi. Tweet aja ke @PulangKonvoi. Tentukan waktu ketemuan, tujuan konvoi, dan meet point,” tulis akun @PulangKonvoi, Awang Dito yang membuat akun ini.
Misalnya, para pengguna motor yang hendak pulang ke arah Depok bisa mengadakan janjian untuk bertemu di SPBU Pasar Minggu.

”Selalu mention @PulangKonvoi setiap percakapan sebelum, selama, dan saat sampai di rumah. Biar kita semua tahu kamu pulang dengan selamat. Karena kita peduli walau kamu enggak ada yang merhatiin,” saran @PulangKonvoi. 

Selasa, 21 Oktober 2014

[ Artikel ] Fakta Di Jalan Raya

Malam itu sabtu 18 oktober 2014 kurang lebih pukul 21:00 sepulang dari serpong menuju kopdran BBC di Pajajaran Bogor, pas di perempatan pasar ciseeng menuju jalan raya bogor ada 4 gadis kecil kira kira berusia 12 – 13 tahun yang menunggangi sebuah sepeda motor matic dan sejalan dengan saya yang menuju jalan utama / protokol, sempat kaget ketika mereka menyalip saya, bukan kaget karena mereka menyalip saya, tetapi kaget dengan jumlah orang di atas motor tersebut, tanpa menggunakan helm sama sekali, dengan hanya mengenakan sandal dan celana pendek, serta dengan cara berkendara yang “maaf” bagi saya itu ugal ugalan dan membahayakan diri mereka dan pengendara lainnya.
Merasa miris dan berfikir, apakah sang orang tua mempercayai begitu saja anak mereka untuk berkendara dengan keadaan seperti itu, ataukah tindakan mereka yang memang tidak diketahui oleh orang tua mereka. Fakta nya masih amat sangat banyak kejadian dan pemandangan seperti yang saya lihat saat itu.

Menyadari bahwa mengendarai sepeda motor bukan hanya bermodalkan bisa menarik gas dan menginjak rem, tetapi banyak faktor yang harus diperhatikan, contohnya kelengkapan berkendara dan sudahkah si pengendara tersebut bisa di katakana pantas untuk mengendarai sepeda motor di jalan raya, sedangkan usia nya kurang dari 17 tahun dan yang pasti belum memiliki SIM.

Yuk, mari kita sosialisasikan tentang kelengkapan berkendara dan syarat syarat bagi si pengendara sepeda motor tersebut, mari kita awasi dan ajarkan anak, adik, saudara, teman dan kerabat kita untuk menyadari pentingnya menggunakan kelengkapan berkendara, demi keselamatan bersama. Karena salah satu faktor adanya korban meninggal dunia dalam musibah kecelakaan adalah karena si pengendara tidak menggunakan kelengkapan berkendara dengan benar dan lengkap.

Sebagai bahan share dan semoga bermanfaat untuk semua pengendara sepeda motor.
Redaksi 055