Rabu, 19 November 2014

[ Artikel ] Trik Biar Nggak 'Ketipu' Saat Membeli Jas Hujan

Curah hujan yang semakin intensif dari hari ke hari merupakan salah satu penyebab utama banyaknya genangan dan banjir. Oleh karenanya kemacetan pun terjadi dimana-mana, bahkan angka yang menunjukkan kecelakaan dari fenomena ini cukup tinggi.
Disisi lain, banyak pengendara yang enggan menggunakan jas hujan dikarenakan berbagai alesan. Nah, disini bisa ditarik pelajaran matickers, bahwa kelengkapan berkendara dalam musim perlu diperhatikan.Nah, berikut beberapa cara memilih jas hujan yang pas, bagus, dan aman untuk digunakan sebagai kelengkapan di musim hujan...
1. Jangan Memilih Jas Hujan Ponco
Jas hujan model ini boleh jadi menjadi jas hujan yang paling banyak menyebabkan kecelakaan. Hal ini dikarenakan bentuknya yang lebar dan memanjang kebelakang sehingga tidak menutupi bagian tubuh dengan baik. Bagian belakangnya yang kerap menjuntai saat diterpa angin bisa menyebabkan terganggunya pandangan pengendara yang ada di belakang, bahkan tak jarang juga bagian tepi jas hujan tersangkut di setang pengendara lain ataupun tersangkut di jeruji dan gir ban belakang motor. Jas hujan ini menjadi sangat tidak direkomendasikan bro-sis, terlebih untuk yang cukup mobile dengan motor.
2. Cek Sambungan Jas Hujan
Hal kedua dalam memilih jas hujan adalah cermat dalam melihat sambungannya. Pilihlah sambungan yang menggunakan press, jangan yang dengan menggunakan jahitan. Karena pastinya akan membuat rongga, hingga air masuk. Lebih bagus apabila ada jahitan yang di press, serta memiliki lapisan dalam yang lentur.
3. Pilih yang Berbahan PVC (Poly Vinyl Chloride)
Jas hujan yang menggunakan bahan ini konon akan tetap kedap air meskipun disaat hujan lebat mengguyur bro-sis. Itu disebabkan bahan PVC memiliki pori-pori yang lebih rapat dan halus dibandingkan jas hujan yang berbahan parasut. Tapi ini bukan bahan PVC peralon ya..

4. Cek Bagian Celana Jas Hujan
Nah bro-sis, hampir bisa dipastikan setiap jas hujan rentan sobek pada bagian pangkal paha. Hal tersebut dikarenakan pangkal paha merupakan bagian yang paling banyak bergerak dibandingkan dengan bagian tubuh yang lain. Inilah faktor yang menjadi penyebab utama bagian pangkal paha pada jas hujan kerap sobek setelah beberapa kali pemakaian. Nah, sebelum membeli, ada baiknya bro-sis teliti terutama pada bagian ini.
5. Resleting Harus Kuat
Bagian ini juga rentan kerusakan bro-sis. Resleting merupakan bagian vital yang harus tetap terjaga daya kedapnya, karena letaknya di depan, serta langsung terkena terpaan air hujan. Memilih jas hujan dengan resleting yang bagus dan optimal merupakan harga mati bagi bro-sis yang kerap melakukan mobilitas dengan motor, terlebih saat musim hujan seperti ini.
6. Usahakan Memilih Warna Terang / Cerah
Ini juga cukup penting, tak bedanya dengan jaket motor, memilih jas hujan juga harus tepat pemilihan warnanya. Selain warna terang dan cerah yang dapat dilihat dalam berbagai situasi, jas hujan dengan warna-warna tersebut akan meminimalisir kecelakaan dari kendaraan lain, karena akan mudah terlihat.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk all bladerz sekalian... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar