Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hukum. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2015

[ Artikel ] Dalam 3 Bulan, Kecelakaan Lalin memakan Puluhan Korban

Heibogor.com - Sedikitnya 95 orang meninggal dunia dalam 131 kasus kecelakaan lalu lintas, yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dalam jangka waktu 3 bulan terakhir. Hal tersebut diketahui dari catatan data yang dimiliki Polres Bogor, dari mulai bulan Januari hingga bulan Maret 2015.
Pada bulan Januari saja, terjadi kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 46 kasus. Tertinggi kasus lakalantas terjadi pada bulan Februari sebanyak 47 kasus, sedangkan pada bulan maret turun menjadi 38 kasus kecelakaan lalu lintas.
"Dari segi kasus jumlah terbanyak pada bulan Februari dengan 47 kasus, lalu Januari 46 kasus dan bulan Maret turun menjadi 38 kasus," beber Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanitlakalantas) Polres Bogor Ipda Asep Saepudin kepada heibogor.com.
Asep menjelaskan dari sejumlah kecelakaan yang terjadi, hampir rata-rata kecelakaan lalu lintas tersebut masuk dalam kategori berat, dan hanya 9 kasus yang masuk kategori sedang. Sementara faktor kecelakaan sendiri disebabkan oleh berbagai faktor.
"Dari sejumlah kasus tidak semua dilanjutkan atau diteruskan ke ranah hukum dan penyelidikan, karena dalam lakalantas tidak semua orang penyebab kecelakaan ditetapkan sebagai tersangka." tukasnya.

Kamis, 12 Maret 2015

[ Artikel ] Parkir Liar, Petugas Gembok Kendaraan

Heibogor.com – Dinas Lalu Lintas dan Angkutan (DLLAJ) Kota Bogor Jalan rupanya gerah dengan banyaknya kendaraan mewah yang parkir sembarangan disepanjang Jalan Juanda. 

Terbukti dalam penertiban yang melibatkan Polres Bogor Kota, Kamis (12/03/15) itu berhasil menggembok 9 mobil. Salah satu pemilik kendaraan Taufik hanya bisa pasrah saat petugas akhirnya Innova miliknya digembok paksa dan diberikan surat tilang. 

”Mau parkir di dalam sekolah penuh, jadi setiap harinya saya parkir disini, sebenarnya saya tau ada larangan parkir disini, tapi mau gimana lagi,” ujarnya kepada heibogor.com, Kamis (12/03/15). 
Taufik mengeluhkan lahan parkir sekolah yang minim membuat dirinya memarkirkan kendaraan. ”Seharusnya pihak sekolah memberikan lahan parkir yang luas jadi kita bisa memarkirkan kendaraan di dalam tanpa harus ditilang gini,” keluhnya. 

Penertiban pun bergeser ke Sekolah Regina Pacis, petugas akhirnya berhasil juga menggembok dua kendaraan yang tengah parkir di tepi jalan