Tampilkan postingan dengan label operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label operasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Mei 2015

[ Artikel ] Operasi Patuh Jaya 2015

Heibogor.com- Operasi Patuh yang dilaksanakan serentak oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mulai dilaksanakan Kamis (28/05/15) hari ini hingga 9 Juni mendatang. Dimana inti dari Operasi Patuh itu sendiri untuk memperlancar arus lalu-lintas dan menekan angka kecelakaan.
“Tujuan itu akan tercapai ketika pelanggaran juga berkurang. Demi menurunkan pelanggaran, selain melakukan tindakan pre-emtif, preventif, dan persuasif juga dibutuhkan penegakan hukum,” demikian kutipan siaran tertulis yang diterima heibogor.com, Kamis (28/05/15).
Untuk pengendara sepeda motor, katanya, ada tujuh sasaran. Meliputi melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spectec (aslinya), pembonceng tidak memakai helm atau keduanya, harus berada di laju kiri (apabila ada lajur kanalisasi) dan harus menyalakan lampu besar di siang hari, melanggar lampu merah, dan melanggar marka jalan serta garis stop, juga naik motor lebih dari dua orang.
Sedangkan untuk pengendara mobil, ada enam sasaran. Yaitu pelat nomor tidak sesuai spectec (aslinya), menempelkan logo atau simbol pada pelat nomor, memakai rotator atau sirine pada mobil pribadi, tidak memakai sabuk pengaman, melanggar lampu merah, dan melanggar marka jalan dan garis setop.
Sementara itu untuk angkutan umum ada lima sasaran. Di antaranya menaik turunkan penumpang tidak pada tempatnya, mobil pelat hitam dipakai omprengan atau angkutan umum, melanggar rambu larangan parkir dan berhenti, serta melanggar lampu merah.

Selasa, 26 Mei 2015

[ Artikel ] Jelang Ramadhan Kapolres Ajak Warga Bogor Tetap Tertib

Heibogor.com – Kepala Polres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas), khususnya saat bulan suci Ramadan 1436 Hijriah.
"Kami harap warga tetap mampu menjaga kamtibmas agar tidak menodai dengan kegiatan yang bisa mengganggu kenyamanan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa," kata Kapolres kepada heibogor.com, Selasa (26/05/15).
Menurutnya, seruan berupa ajakan tersebut bukan berarti kondisi kamtibmas di Bogor tidak kondusif, namun seruan ini untuk kembali mengingatkan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang saat ini menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.
Kapolres mengatakan, guna terciptanya Kabupaten Bogor yang semakin aman, damai dan tentram maka semua umat beragama harus saling menghargai untuk memupuk rasa kebersamaan, solidaritas dan sinergitas agar dalam pelaksanaan ibadah ini tetap berjalan lancar.
“Polres Bogor akan melakukan operasi premanisme, balapan liar, tempat hiburan malam, prostitusi, tawuran remaja, geng motor, minuman keras atau alkohol hingga petasan,” katanya.
Ia mengatakan, masyarakat hendaknya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan hubungan vertikal kepada Allah SWT dan memperbaiki hubungan sesama umat. Ia menambahkan, jajaran Polres Bogor telah melakukan penertiban khususnya peredaran minuman keras dalam rangka cipta kondisi menyambut datangnya bulan suci Ramadha
“Peredaran miras menjadi perhatian kami selama bulan Ramadhan. Ini sangat penting untuk terus ditingkatkan agar pelaksanaan Ramadhan tahun ini tidak dinodai dengan kegiatan yang tidak bermanfaat,” katanya.
Karena itu, kata dia, para pedagang miras agar patuh dan taat untuk tidak menjual barang haram tersebut karena penjualan miras di bulan Ramadhan sangat berpotensi menimbulkan persoalan di masyarakat.
Demikian pula kepada para pedagang petasan berdaya ledak tinggi agar berhenti menjual barang dagangannya karena petasan semacam itu sangat berbahaya dan sangat mengganggu apabila petasan diledakkan saat umat Muslim yang menjalankan ibadah.
“Jika ada yang menjual petasan berbahaya maka aparat kami tidak akan segan-segan untuk menyitanya. Makanya, sebelum berurusan aparat polisi maka pedagang hendaknya tak lagi menjual petasan tersebut,” imbau Suyudi.

Rabu, 26 November 2014

[ Artikel ] Operasi Zebra 26 Nov - 09 Des 2014

Heibogor.com - Terhitung mulai hari ini Rabu (26/11/14) hingga Selasa (9/12/14) mendatang, jajaran Polres Bogor Kota akan menggelar Operasi Zebra di seluruh wilayah hukum Kota Bogor.
Dalam operasi yang akan menurunkan sebanyak 400 petugas gabungan ini, Kapolres Bogor Kota AKBP Irsan mengungkapkan, operasi ini juga melibatkan unsur TNI dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor seperti Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ).
”Giat operasi ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Dimana dalam giat ini 40 persen preventif, dan 60 persennya merupakan represif,” ujarnya.
Kapolres mengungkapkan, yang menjadi skala prioritas dalam giat Operasi Zebra ini selain akan menindak pengendara sepeda motor yang kerap melawan arus juga pengemudi angkutan kota (angkot) yang biasa menggunakan ‘sopir tembak’.
”Dalam operasi ini, kami akan menyebarkan petugas di semua wilayah Kota Bogor,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengatakan, dalam operasi ini akan diperiksa semua kelengkapan surat-surat kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) juga kondisi fisik kendaraan khususnya bagi angkot.
”Setiap pengendara akan kita periksa terutama pengendara sepeda motor. Bila tidak bisa menunjukkan kelangkapan suratnya, akan kita tindak tegas,” pungkasnya.